Apakah madzhab itu,apa perbedaan antara madzhab sunni, syi’ah, salafi .

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Apakah madzhab itu,apa perbedaan antara madzhab sunni, syi’ah, salafi .

Post  Admin on Tue Aug 31, 2010 8:31 pm



Pertanyaan :
Apakah madzhab itu? Dan apa perbedaan antara madzhab sunni, syi’ah, salafi dan lain-lain?
Kemudian di antara madzhab-madzhab tersebut, madzhab manakah yang paling baik menurut
al-Qur’an dan hadis?


Jawaban :

Mazhab berasal dari bahasa Arab yang berarti jalan yang dilalui. Kadang-kadang disebut juga
dengan aliran. Sesuatu dikatakan sebagai madzhab jika suatu cara atau jalan tersebut telah
terbentuk ciri khasnya.
Adapun secara istilah, yang dinamakan madzhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk
setelah melalui pemikiran, yang memiliki kaidah-kaidah dan prinsip-prinsip tertentu. Karena
umat Islam telah sepakat menjadikan al-Qur’an dan hadis sebagai dasar dan sumber ajaran,
maka madzhab itu adalah prinsip-prinsip, kaidah-kaidah dan manhaj (metode) memahami
al-Qur’an dan hadis untuk menyimpulkan sebuah hukum. Orang-orang yang mengikuti suatu
madzhab menjadikan manhaj madzhab tersebut sebagai pedoman yang jelas dalam menarik
kesimpulan dari al-Qur’an dan hadis.
Madzhab di dalam Islam ada banyak ragam dengan berbagai bidangnya. Di dalam bidang fiqh
ada madzhab Syafi’i yang dibangun oleh Abu Idris asy-Syafi’i, madzhab Hanbali yang dipelopori
oleh Ahmad bin hanbal, madzhab Hanafi dipelopori oleh Imam Abu Hanifah, dan seterusnya.
Dalam bidang aqidah ada madzhab syi’ah, khawarij, Murji’ah, Mu’tazilah dan lain-lain. Syi’ah
yaitu kelompok yang fanatik memihak kepada Ali di dalam perang Siffin. Khawarij, yaitu pihak
yang menyalahkan Ali maupun Mu’awiyah dalam perang sifin, bahkan menuduh mereka semua
telah kafir. Murji’ah adalah kelompok yang tidak mau mengkafirkan orang yang sudah
bersyahadat. Mu’tazilah adalah kelompok rasionalis dalam Islam hingga kadang-kadang nash
wahyu dikalahkan oleh rasio. Bermula dari perang Siffin, madzhab-madzhab aqidah itu terus
berjalan bahkan hingga hari ini masih ada beberapa madzhab yang eksis, seperti syi’ah, tetapi
ada beberapa madzhab yang secara kelembagaan sudah tidak ada.

Sunnah, yaitu peninggalan nabi, baik perkataan, perbuatan atau persetujuan. Ahlus sunnah
adalah kelompok yang setia berpegang pada sunnah. Dia dinamakan demikian karena pada
umumnya kelompok ini sangat kuat memegang sunnah. Di tambah lagi dengan istilah
al-jama’ah yang berarti golongan mayoritas yang memegang kebenaran. Sebab kelompok yang
tidak ikut syi’ah, khawarij dan Murji’ah adalah kelompok mayoritas di dalam umat islam saat itu.
Perbedaan utama antara Syi’ah dan sunni, bahwa sunni mengakui keempat khalifah yang
utama, yaitu Abu Bakar, umar, utsman, dan Ali. Sedangkan Syi’ah menolak kekhalifahan dan
menganggap kepemimpinan pasca rasullah ada di tangan Ali, sebagai orang yang mendapat
wasiat. Tetapi, menurut Syi’ah, wasiat itu disembunyikan, dan kekuasaannya diambil alih oleh
Abu bakar dan seterusnya. Karena itulah mereka sangat benci kepada para khalifah selain Ali.
Istilah Ahlus sunnah ini diperebutkan oleh banyak madzhab non syi’ah. Ada salafiy, Asy’ariyyah
dan Maturidiyyah. Salafiy adalah sebuah madzhab yang berupaya mengikuti manhaj para
shahabat dan tabi’in dalam memahami al-Qur’an dan sunnah. Manhaj ini dominan dalam
memahami aqidah, tetapi juga memainkan peran penting dalam memahami fiqh ibadah.
Sedangkan Asy’ariyah adalah para pengikut Imam Abu Hasan Asy’ari. Dan Maturidiyah adalah
para pengikut Abu Manshur al-Maturidi. Antara Asy’ariyah dan Maturidiyah hampir sama, ciri
mereka adalah menetapkan adanya sifat wajib bagi Allah, sifat mustahil dan sifat ja’iz.
Sedangkan salafi meyakini sifat Allah sebagaimana ada di dalam al-Qur’an dan hadis apa
adanya, tanpa perlu ditafsirkan macam-macam yang menyebabkan kekeliruan di dalam
menafsirkannya.
Dari sekian banyak madzhab yang paling baik adalah yang paling setia mengikuti al-Qur’an dan
sunnah dan mengikuti para shahabat, sebagaimana sabda Rasulullah saw

Dari Abdullah bin Amr, berkata; Rasulullah saw bersabda, niscaya akan datang kepada
ummatku apa yang pernah datang kepada bani Israil, setapak demi setapak sehingga jika di
antara mereka ada orang yang menggauli isterinya secara terang-terangan maka di dalam
ummatku akan ada orang yang melakukan hal itu. Dan sesungguhnya Bani Isra’il telah
terpecah belah menjadi 72 golongan, dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan,
semuanya ada di neraka kecuali satu golongan saja. Mereka (para shahabat) bertanya;
Siapakah yang selamat itu wahai Rasulullah? Rasulullah saw menjawab, ”Apa-apa
(metode/manhaj) yang aku dan para shahabatku ada di atasnya” (HR at-Tirmidzi)
Hadis di atas menunjukkan bahwa Rasulullah saw memberikan jaminan selamat dari ancaman
neraka selama-lamanya bagi kaum yang mengikuti manhaj Rasulullah dan para shahabat
dalam beragama. Allahu a’lam bish-shawab

Admin
Admin

Jumlah posting : 25
Join date : 31.08.10

Lihat profil user http://moeslim.dialog.tv

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik